Koneksi Antar materi modul 1.2
KONEKSI ANTAR MATERI
MODUL 1.2 a9
Setelah saya mengikuti pembelajaran dari modul 1.1 hingga modul 1.2 pada kegiatan Guru Penggerak, hal yang dapat menjadi pelajaran bagi saya antara lain ( model Refleksi 4P)
1. Peristiwa
Pada pembelajaran modul 1.1. dan modul 1.2, momen yang paling penting ,menantang, dan mencerahkan bagi saya adalah ketika saya pelan pelan memahami pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan. Pada saat itu, saya menyadari bahwa saya masih memiliki banyak kekurangan dalam mendidik anak-anak. Saya merasa banyak kesalahan , paradigma yang perlu diluruskan . Saya harus lebih Menghamba kepada anak dan menghormati mereka, serta menuntun mereka dengan memperhatikan kodrat alam dan kodrat zaman. Setelah saya pahami, ternyata pendidikan yang sesungguhnya dan tepat diterapkan ada pada filosofi Ki Hajar Dewantara, tokoh pribumi yang menuangkan pikiran dengan tetap menjunjung tinggi budaya luhur Indonesia. Sebelumnya saya mengira, teori teori dari tokoh tokoh barat luar biasa bagus, tetapi setelah menyelami pemikiran KHD, hati saya terasa tergugah untuk ikut bergerak membuat perubahan pendidikan.
Kaitan antara modul 1.1 dan 1.2 menurut yang saya pahami adalah Modul 1.1 tentang Filosofi Ki Hajar Dewantara membuat saya merefleksikan diri saya selama ini, apakah saya sudah benar dalam mendidik murid murid saya? Jawabannya ternyata belum, saya masih perlu belajar lebih banyak dan memperbaiki diri. Setelah Refleksi tersebut, saya mendapatkan semangat untuk berubah, kemudian masuk pada modul 1.2 tentang nilai dan peran guru penggerak. Pada modul tersebut saya mendapat banyak pengetahuan tentang nilai apa saja yang harus ada dalam diri seorang guru penggerak, antara lain : Berhamba pada murid, mandiri, inovatif, kolaboratif, dan reflektif. Pada materi itu, saya menjadi lebih tertantang dan termotivasi untuk menumbuhkan dan mengembangkan nilai nilai tersebut dalam diri saya. Bila nilai nilai tersebut sudah terpatri, maka guru bisa melakukan perannya dengan baik . Peran guru penggerak antara lain sebagai pemimpin pembelajaran, mengembangkan diri dan oranglain, memimpin pengembangan sekolah, dan memimpin manajemen sekolah.
2. Pembelajaran
Sebelum momen tersebut saya berpikir bahwa saya sudah cukup baik dalam mendidik murid, ternyata saya masih kurang memperhatikan kodrat alam dan zaman. Saya juga belum memiliki nilai –nilai guru penggerak yang utuh dalam diri saya, dan masih kurang berperan aktif dalam berperan sebagai guru di dunia pendidikan.
3. Saat momen itu terjadi, saya merasa bagaikan gelas yang dituangi air bening. Saya merasa ada banyak hal positif yang mengalir dalam diri saya, ada energi untuk berubah. Saya merasa ada lebih bersemangat dan lebih fokus terhadap tujuan.
4. Penerapan ke depan (Rencana)
Apa pengembangan diri yang sederhana, konkret dan rutin yang dapat saya lakukan sendiri dari sekarang, untuk membantu menguatkan nilai nilai dan peran saya sebagai guru penggerak :
Pengembangan diri yang sederhana, konkret dan rutin yang dapat saya lakukan sendiri dari sekarang untuk membantu saya menguatkan nilai-nilai yang ada dan peran saya sebagai guru penggerak antara lain:
a. Saya harus meningkatkan diri dalam belajar untuk mengembangkan kompetensi saya secara mandiri melalui media youtube, google chrome ( internet), buku , dan media –media lain di sekitar saya.
b. Saya harus belajar lagi dalam menggunakan media IT.
c. Saya harus meningkatkan kolaborasi dengan rekan sejawat di sekolah.
d. Saya harus aktif mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk catatan, gambar, maupun video, sebagai salah satu bahan refleksi diri untuk berinovasi
e. Saya harus lebih aktif menularkan ilmu yang saya dapat kepada rekan sejawat
f. Saya harus lebih rajin mendokumentasikan kegiatan yang menarik untuk saya share di media sosial pribadi saya sebagai salah satu wujud pengembangan sekolah yaitu promosi sekolah.
g. Membuat bog pribadi untuk berbagi pengetahuan.
h. Saya harus lebih menuntun anak sesuai kodrat alam dan kodrat zaman.
Komentar
Posting Komentar